flexi "bukan telepon biasa" ====promo


Nikmati tarif bicara lokal Rp 49/menit,

1. Riau Kepulauan (kode area 0771, 0777, 0778, 0779).

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area-area Riau Kepulauan (kode area 0771, 0777, 0778, 0779).

2. Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramayu (kode area 0231, 0232, 0233, 0234)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area-area Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramayu (kode area 0231, 0232, 0233, 0234).

3. Surabaya dan Madura (kode area 031, 0323, 0324, 0328)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area-area Surabaya dan Madura (kode area 031, 0323, 0324, 0328).

Keterangan:

- Gimmick berlaku berlaku pada jam 20.00 sd jam 08.00.

4. Bondowoso, Tanggul dan Jember (kode area 0332, 0336, 0331)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area-area Bondowoso, Tanggul dan Jember (kode area 0332, 0336, 0331).

5. Tulungagung, Trenggalek dan Blitar (kode area 0355, 0342)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area-area Tulungagung, Trenggalek dan Blitar (kode area 0355, 0342).

6. Ponorogo, Magetan, Ngawi dan Madiun (kode area 0352, 0351)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area-area Ponorogo, Magetan, Ngawi dan Madiun (kode area 0352, 0351).

7. Bali (kode area 0361,0362,0363, 0365,0366,0368)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area Bali (kode area 0361,0362,0363, 0365,0366,0368).

8. Lombok (kode area 0370, 0376)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area Lombok (kode area 0370, 0376).

9. Sumbawa (kode area 0371, 0372, 0373, 0374)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area Sumbawa (kode area 0371, 0372, 0373, 0374.

10. Timor (kode area 0380, 0388,)

Anda bisa menikmati tarif lokal Rp 49/menit, khusus bagi pelanggan Flexi yang melakukan panggilan antar sesama pelanggan Flexi yang berada pada area Timor (kode area 0380, 0388, 0389).

11. KALTIM (Per Kode Area 0543, 0548, 0549, 0552, 0553, 0554, 0545, 0556)

Untuk pelanggan di KALTIM dengan kode area 0543, 0548, 0549, 0552, 0553, 0554, 0545, 0556 dapat menikmati Gratis Nelpon Lokal sesama Flexi 24 jam. Gratis nelpon lokal ini dapat dinikmati dalam satu kode area.

Contoh : gratis nelpon lokal antar sesama Flexi di daerah 0543.

Untuk menikmati gratis nelpon lokal pelanggan melakukan recharge (minimum) sebesar Rp.15.000, - per bulan untuk pelanggan Trendy atau jumlah tagihan (minimum) sebesar Rp 15.000,- per bulan untuk pelanggan Classy.

Keterangan:

· Gimmick berlaku setelah pelanggan memperoleh SMS notifikasi perolehan gimmick.

· SMS notifikasi akan diperoleh pelanggan maksimal 24 jam setelah pelanggan melakukan recharge.

· Tidak berlaku untuk transfer pulsa

12. Program Bebas Bicara se Area Banten (Rangkas Bitung 0252, Pandeglang 0253, Serang 0254)

Program ini merupakan Program Panggilan Lokal & SLJJ 01017 & SLJJ Clear Channel sesama pelanggan Flexi dan ke 3 (tiga) nomor PSTN (favorite call) di area kode 0252, 0253 dan 0254.

Program dan Gimmick ini berlaku : 6 bulan

Untuk mengikuti program ini, pelanggan harus melakukan registrasi SMS ke nomor 678 dengan biaya sebesar Rp 5.500/minggu (Inc PPN 10%) untuk Prabayar atau Rp 17.500/bulan (Inc PPN 10%) untu Prabayar & Pascabayar

kerjasama antar perusahaan "hubungan invektor"

TELKOM berkewajiban mematuhi peraturan Bapepam-LK serta SEC. TELKOM senantiasa berkomitmen untuk menerapkan kebijakan serta praktik-praktik tata kelola perusahaan berdasarkan standar pasar modal internasional. TELKOM menyadari pentingnya penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik atau Good Corporate Governance (“GCG”) untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas kepada para stakeholder dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggannya.

TELKOM telah memenuhi kewajiban untuk melakukan penilaian terhadap ICFR sebagaimana dipersyaratkan dalam Sarbanes Oxley Act (“SOA”) Section 404. Kewajiban ini berlaku bagi perusahaan AS dan perusahaan asing yang terdaftar di SEC. Komitmen atas kepatuhan TELKOM terhadap implementasi SOA dan GCG telah tercermin dalam beberapa penerapan penanganan masalah dan kebijakan, seperti: pembentukan unit yang menangani bisnis proses SOA dibawah Direktorat compliance & Risk Management, penetapan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing fungsi yang terkait dengan tugas perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian internal perusahaan penentuan tingkat pengendalian internal perusahaan dan pencapaian target yang tepat; penerapan kewajiban bagi para pejabat tinggi untuk melakukan evaluasi, perencanaan dan pengendalian internal serta bertanggung jawab penuh atas hasil tindakan sesuai lingkup tugasnya; perancangan kebijakan dan prosedur pengendalian keterbukaan informasi; pendokumentasian, pelaporan dan penyampaian hasil evaluasi efektivitas ICFR dan hasil self assessment secara tertulis setiap triwulan.


TELKOM menerapkan pengelolaan pengendalian internal perusahaan melalui tiga tahap, yaitu: pengendalian internal pada tingkat entitas (entity level), pengendalian internal tingkat transaksional (transactional level) dan pengendalian internal berbasis teknologi informasi. Tahapan dalam penerapan pengendalian internal dilakukan melalui: budaya perusahaan, pembuatan kebijakan terkait dengan GCG, pembentukan unit khusus terkait dengan GCG, pengembangan Sistem Pengendalian Internal, sosialisasi kepada seluruh jajaran unit kerja oleh senior leader, penerapan audit, evaluasi atas proses dan hasil audit serta langkah-langkah perbaikan.

PT.Telekomunikasi Indonesia

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (“TELKOM”, “Perseroan”, “Perusahaan” atau “Kami”) adalah penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. TELKOM menyediakan layanan InfoComm, telepon tidak bergerak kabel (fixed wireline) dan telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), layanan telepon seluler, data dan internet, serta jaringan dan interkoneksi, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan.

Sampai dengan 31 Desember 2009, jumlah pelanggan TELKOM telah tumbuh sebesar 21,2% atau menjadi 105,1 juta pelanggan. TELKOM melayani 8,4 juta pelanggan telepon tidak bergerak kabel, 15,1 juta pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel, dan 81,6 juta pelanggan telepon seluler.

Sampai dengan 31 Desember 2009, sebagian besar dari saham biasa TELKOM dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dan sisanya dimiliki oleh pemegang saham publik. Saham TELKOM diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), New York Stock Exchange (“NYSE”), London Stock Exchange (“LSE”) dan Tokyo Stock Exchange (tanpa tercatat). Harga saham TELKOM di BEI pada akhir Desember 2009 adalah Rp9.450 dengan nilai kapitalisasi pasar saham TELKOM pada akhir tahun 2009 mencapai Rp190.512 miliar atau 9,43% dari kapitalisasi pasar BEI.

Untuk menghadapi tantangan dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan mobilitas dankonektivitas tanpa putus, TELKOM telah memperluas portofolio bisnisnya yang mencakup telekomunikasi, informasi, media dan edutainment (TIME). Dengan meningkatkan infrastruktur, memperluas teknologi Next Generation Network (NGN) dan memobilisasi sinergi di seluruh jajaran TELKOMGroup, TELKOM dapat mewujudkan dan memberdayakan pelanggan ritel dan korporasi dengan memberikan kualitas, kecepatan, kehandalan dan layanan pelanggan yang lebih baik.

Pada tahun 2009, laba bersih konsolidasian kami sebesar Rp11.332,1 miliar meningkat 6,7% dibanding tahun 2008 atau 100,8% terhadap target tahun 2009. Sementara itu margin laba bersih kami sebesar 17,5% di tahun 2009 yang merupakan pencapaian 105,4% terhadap target margin laba bersih.

Prestasi keuangan tersebut didukung oleh kinerja operasional kami yang juga solid. Saat ini kami melayani 105,2 juta pelanggan, dari bisnis seluler, telepon tidak bergerak dan telepon tidak bergerak nirkabel. jumlah tersebut merupakan pencapaian 106% terhadap target perusahaan. Penambahan pelanggan kami dipimpin oleh bisnis seluler yang bertambah 16,34 juta pelanggan atau pencapaian 162% terhadap target perusahaan tahun 2009.

telkom misi & visi

Misi

Telkom mempunyai misi memberikan layanan " One Stop InfoCom Services with Excellent Quality and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation " dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif.

Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis.


Visi

To become a leading InfoCom player in the region

Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.

telkom sekilasan


PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (“TELKOM”, “Perseroan”, “Perusahaan” atau “Kami”) adalah penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. TELKOM menyediakan layanan InfoComm, telepon tidak bergerak kabel (fixed wireline) dan telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), layanan telepon seluler, data dan internet, serta jaringan dan interkoneksi, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan.

Sampai dengan 31 Desember 2009, jumlah pelanggan TELKOM telah tumbuh sebesar 21,2% atau menjadi 105,1 juta pelanggan. TELKOM melayani 8,4 juta pelanggan telepon tidak bergerak kabel, 15,1 juta pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel, dan 81,6 juta pelanggan telepon seluler.

Sampai dengan 31 Desember 2009, sebagian besar dari saham biasa TELKOM dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dan sisanya dimiliki oleh pemegang saham publik. Saham TELKOM diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), New York Stock Exchange (“NYSE”), London Stock Exchange (“LSE”) dan Tokyo Stock Exchange (tanpa tercatat). Harga saham TELKOM di BEI pada akhir Desember 2009 adalah Rp9.450 dengan nilai kapitalisasi pasar saham TELKOM pada akhir tahun 2009 mencapai Rp190.512 miliar atau 9,43% dari kapitalisasi pasar BEI.

Untuk menghadapi tantangan dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan mobilitas dankonektivitas tanpa putus, TELKOM telah memperluas portofolio bisnisnya yang mencakup telekomunikasi, informasi, media dan edutainment (TIME). Dengan meningkatkan infrastruktur, memperluas teknologi Next Generation Network (NGN) dan memobilisasi sinergi di seluruh jajaran TELKOMGroup, TELKOM dapat mewujudkan dan memberdayakan pelanggan ritel dan korporasi dengan memberikan kualitas, kecepatan, kehandalan dan layanan pelanggan yang lebih baik.

Pada tahun 2009, laba bersih konsolidasian kami sebesar Rp11.332,1 miliar meningkat 6,7% dibanding tahun 2008 atau 100,8% terhadap target tahun 2009. Sementara itu margin laba bersih kami sebesar 17,5% di tahun 2009 yang merupakan pencapaian 105,4% terhadap target margin laba bersih.

Prestasi keuangan tersebut didukung oleh kinerja operasional kami yang juga solid. Saat ini kami melayani 105,2 juta pelanggan, dari bisnis seluler, telepon tidak bergerak dan telepon tidak bergerak nirkabel. jumlah tersebut merupakan pencapaian 106% terhadap target perusahaan. Penambahan pelanggan kami dipimpin oleh bisnis seluler yang bertambah 16,34 juta pelanggan atau pencapaian 162% terhadap target perusahaan tahun 2009.